contoh_paspot SURAT PERJALANAN REPUBLIK INDONESIA (SPRI) atau dalam bahasa umumnya adalah PASPOR.

Jika di tanya mau kemana nih ?

Yah, sementara ini masih belum ada tujuan mau kemana heheh. Dulu sih sebelum Tuan Putri hamil … *ehem .. udah 4 bln*,  Kita sempat punya rencana berburu tiket murah ke Singapura atau Ke Phuket Thailand. Tapi karena kehamilannya, rencana2 itu tertunda deh.

Selang beberapa lama,  Saya sempat membaca artikel yang menjadi motivasi lain untuk mempunyai  paspor. Adalah artikel Guru Besar Ilmu Manajemen Universitas Indonesia Prof. Dr. Rheinald Kasali yang berjudul PASPORT.
Tulisan yang cukup menginspirasi dan lebih membulatkan tekad (*halah) untuk membuat dan mempunyai paspor :)

Beberapa saat setelah membaca artikel itu, mulailah saya mencari informasi tentang bagaimana cara mendapatkan paspor tersebut.

Dari beberapa artikel yang saya dapat, berbagai cara yang bisa di tempuh :

  • Melalui Biro Jasa / Agen Perjalanan
  • Mengurus Sendiri Ke Kantor IMIGRASI
Sudah di pastikan, Melalui Biro Jasa / Agen Perjalanan perbedaanya dari sisi biaya.  Secara umum biaya melalui biro jasa terbagi oleh waktu penyelesaian & kelengkapan administrasinya.
  1. Sehari  : Biayanya antara Rp. 1.000.000 – Rp. 1.500.000
  2. 3-4 Hari  : Biayanya antara Rp. 500.000 – Rp. 750.000
Ada range biaya di atas terjadi hanya karena subjektifitas antar agen atau bisa juga karena kelengkapan tambahan yang harus di sediakan. misalnya, keterangan beda nama antara akte & ktp / KK , surat rekomendasi perusahaan.
Sebagai bahan perbandingan sajah, biro jasa di Bandung, untuk pengurusan paspor 1 hari di kenakan biaya Rp. 1.000.000 (rata-rata).  Info ini Saya dapat dari rekan kantor yang akan berangkat ke LN,  karena memang butuh cepat dan mengejar jadwal project, perlu layanan ekspress.  Dari cerita beliau, memang kita sangat di mudahkan jika menggunakan biro jasa/agen/calo itu, Jam 10 dateng untuk Foto & Wawancara, jam 13 Paspor sudah selesai  (3 Jam !!!)  :)
Info lain masalah biro jasa / agen, bisa di cari via web info sejagad alias KASKUS :)
Pilihan mengurus sendiri ke Kantor Imigrasi awalnya Saya menyangka akan ribet banget, mengingat beberapa teman yang sudah mempunyai paspor menggunakan biro jasa dengan alasan praktis. Tapi karena niatnya ingin murah meriah dan memang tidak di buru waktu. Saya memutuskan akan mengurus sendiri saja.

So, inilah certainya …

PERSIAPAN

Info yang saya dapat dari web DITJEN IMIGRASI RI, ada 2 metode pendaftaran :

  • Online : mendaftar dahulu via web Imigrasi
  • Offline : mengisi formulir dan mendaftar langsung ke Kantor Imigrasi

Ok, saya memutuskan untuk mendaftar online saja, sebab di webnya terdapat fasilitas untuk tracking progress prosesnya.
Surat Yang perlu di persiapkan :

  1. Kartu Tanda Penduduk / KTP
  2. Kartu Keluarga / KK
  3. Akte kelahiran / Ijasah Terakhir
  4. Buku Nikah/ surat nikah (buat yang sudah menikah tentunya :) )
  5. Surat Rekomendasi Dari perusahaan bagi yg sudah bekerja.
  6. Surat keterangand dari Kecamatan jika, nama pada KTP/KK/Akte berbeda.

Karena nama & alamat sama di setiap dokumen,  Saya hanya menyediakan persyaratan no. 1 – 5 saja. Persyaratan no. 1 – 4 sepertinya sudah jelas yah.

Untuk No. 5, Isinya ditujukan kepada Kepala Kantor Imigrasi dan  menerangkan bahwa kita, karyawan di perusahaan tersebut , dengan jabatan apa akan melaksanakan  tugas ke negara xxx dalam waktu dekat ini. dan di tandatangani oleh pejabat berwenang.

Scan & copy  semua surat-surat tersebut dengan ukuran kurang dari 300KB dan format greyscale .JPG , Setelah itu Print di kertas A4.

Khusus untuk KTP, di scan/copy 2 sisinya dan di print/copy pada halaman depan saja (tidak bolak balik) di kertas A4 jangan di potong atau dengan kata lain, di dalam 1 halaman A4 terdapat copy 2 sisi depan dan belakang KTP, contohnya seperti ini :

contoh_copy_ktp

Untuk persiapan Biaya :

1.  Map & Sampul passport : Rp. 10.000
2.  Materai Rp. 6000
3.  Biaya Pembuatan passport Rp. 255.000
4.  Parkir, bensin & Teh Botol = Rp. 10.000 :)

Total : Rp. 281.000, 00  (note: ini total yg saya keluarkan loh :D )

Pendaftaran Online (Jumat, 30 Okt 2011)

  1. Browse ke : http://ipass.imigrasi.go.id:8080/xpasinet/faces/InetMenu.jsp , masuk ke menu Pra Permohonan Personal
  2. Isi semua data yang di perlukan. field/kolom yg harus di isi di kasih tanda. dan kita tidak bisa masuk ke step berikutnya jika ada field yg salah.
  3. Upload semua dokumen.
  4. Pilih Kantor Imigrasi tempat kita memasukan berkas. Saya memilih KANIN Kelas I Bandung
  5. Pilih tanggal untuk memasukan berkas. Minimal besok hari (hari kerja) dan maksimal 1 minggu kedepan.
  6. Cetak bukti permohonan. Didalam surat permohonan akan tercatat kapan kita datang sesuai dengan proses no. 4
  7. Jika pada tanggal yg di pilih kita tidak datang, maka proses harus di ulangi lagi :)

Tatacara lebih lanjut untuk prosedur pendaftaran online ada di FAQ-nya

Pemeriksaan & Pendaftaran berkas (Rabu, 2 Nov 2011)

Saya memilih hari tersebut karena memang ada waktunya hari itu, 2 hari sebelumnya sudah ada agenda lain :)

 

  1. Beli Map & Sampul passport di kooperasi Imigrasi (di Imigrasi Bandung ada di sebelah kanan kantor)
  2. Ambil formulir loket dekat pintu masuk sebelah kiri.
  3. Masuk ke gedung, dan di sebelah kanan ada mesin antrian, mintralah antrian untuk penyerahan berkas. Ada petugas/satpam yg menjadi operator mesin ini :)
    Step 1-3 bisa di acak kok :), klo anda datang agak pagi sebelum jam 8, biasanya koperasi belum buka, jadi bisa ambil no. Antrian dulu dan ambil formulir. atau ambil formulir (biasanya suka ditanya sudah punya map belon, bilang ajah sudah :D ) trus ambil no. antrian, trus beli map.
    yah … varian dari 123,321 atau 231 … heehe
  4. Sambil nunggu, isilah formulir permohonan. Harusnya sih klo online gak perlu ngisi lagi, di beberapa KANIN ada yang di minta ada yang tidak, tapi daripada bolak-balik isi saja, toh sambil nunggu  :)
  5. Pisahkan & bundling dgn clip dokumen asli dan dokumen copy.
  6. Dipanggil, Penyerahan dokumen
    • Serahkan semua dokumen yang di masukan ke dalam map.
    • Beritahu petugas, jika kita sudah daftar liwat INTERNET
    • Kita akan di tanya, apakah pernah punya passport sebelumnya.
    • Jika sudah dianggap lengkap dokumennya, kita akan diminta materai Rp. 6000 untuk menandatangani pernyataan bahwa belum punya passport & tujuan untuk membuat passport
    • Setelah beres, kita di beri tanda terima dan jadwal kedatangan berikutnya untuk bayar & foto (2 hari kemudian)

Note :

  • Datanglah pagi sebelum Jam 8, sebab pada masa inilah biasanya pendaftaran relatif masih sepi tapi dengan resiko, koperasi penjual map belom buka :) . Datang setelah jam 9 atau lebih, dipastikan antrian bisa lebih panjang.
  • Jangan heran ketika mendapatkan No. antrian sekian puluh atau ratus. Saya datang jam 8 kurang dikit,  tapi sudah pendapatkan no. 0128. kebayang kan kebagian jam berapa. tapi ketika melihat display antrian, ternyata sudah no. 0120 !!! . Jadi yah hanya menunggu 10 – 20 menit nunggu udah di panggil lagi :)
  • Ketika mengambil no. antrian & menyerahkan dokumen, katakan jika kita : MENDAFTAR LEWAT INTERNET . Jangan menggunakan istilah MENDAFTAR ONLINE, sebab petugrasnya sepertinya bingung dengan istilah ini , jadi dari pada berdebat bilang saja Lewat Internet mereka langsung ngerti kok  :)
  • Bedanya mendaftar melalui Online & tidak adalah  prosesnya untuk pemeriksaan dokumen menjadi lebih singkat. Untuk KANIN Bandung, menjadi 2 hari , di beberapa KANIN lain di Jakarta misalnya, setelah menyerahkan dukumen langsung bisa bayar & wawancara pada hari yang sama.

Pembayaran, Foto & Interview (Jumat, 4 Nov 2011)

  1. Datanglah Pagi jam 8 atau sebelumnya :)
  2. Bawa kembali surat2 yg di perlukan ASLI.
  3. Ketika datang, ambil nomor antrian untuk pembayaran
  4. Di Imigrasi Bandung, antrian akan di panggil per-20 nomor. Jadi no. yg tertera di depan loket adalah nomor maksimal antrian pada saat itu . Nantinya akan ada urutan pemanggilan seperti ini :
    1. Petugas akan memangil range no antrian, “.. No. 100 – 120 silahkan ke Loket pembayaran” .
    2. Berikan tanda terima & no antrian kepada petugas. dan tunggu kembali
    3. Pada pemanggilan ke-2 , Nama kita akan di panggil  untuk Membayar
    4. Pada pemanggilan ke-3 , mendapatkan resi pembayaran & nomor antrian untuk di foto.
  5. Tidak sampai 15 menit, kita di panggil untuk Foto & wawancara
  6. Di Foto Dulu , tidak ada persyaratan khusus untuk di foto ini. paling kacamata & Softlens di lepas dan berpakaian rapi .. *iyahlah di foto untuk 5 thn gitu loh :p*
  7. Setelah itu nunggu giliran di wawancara.
  8. Jika tampang meyakinkan, si pewawancara hanya menanyakan :
    • Pernah buat pasport sebelumnya atau tidak ? – Jawabannya pasti BELUM :)
    • Dalam waktu dekat akan pergi ke mana ?   –  Klo sayah sih bilangnya mau rencana ada workshop & training di Singapura …hihihi

    Untuk beberapa wajah yg terlihat rada gugup, biasanya ada pertanyaan2 tambahan di tempat tujuan ngapain ajah, sama siapa berangkatnya malah, ada beberapa orang yg di minta copy ATM & Rekening Tabungan segala :) (jadi inget film Serial Lie To Me … huehue)

  9. Setelah itu akan di beri tanda terima dan surat untuk pengambilan passport 3 hari kemudian. Waktu pengambilan bisa beda-beda, jika  pendaftaran via online 3 hari,  jika offline 4 hari :)

Pengambilan Passport (Kamis, 10 Nov 2011)

Waktu pengambilan paspor di Kantor Imigrasi Bandung mulai jam 13:00 – 15:00 .   Saya datang jam 13:30 dan ketika ingin mengambil no. antrian petugasnya sedang tidak ada, dan ketika melihat ke loket untuk pengambilan, beberapa orang langsung menumpukan surat pengambilan di meja loket pengambilan. Hal yang sama Saya coba ikuti saja, ketika akan menyimpan, ada petugas yang sedang akan mengambil tumpukan sebelumnya, ” … Bu, ini simpan saja ? “, Ibu petugas pun menjawab, ” .. Sini langsung saja sekalian … ” .

Saat itu memang kondisi di loket pengambilan paspor masih belum ramai, mungkin karena inilah tidak di gunakan antrian , Entahlah jika memang sedang ramai dan padat.

Selang sekitar 5 – 10 menit kemudian, nama saya dipanggil. Setelah menandatangani surat penyerahan, Pasport itu akhirnya bisa saya dapatkan :).

Akhirnya …

Begitulah proses pembuatan SPRI/ Paspor ini. Total waktu yang Saya jalani adalah 2 minggu (10 hari kerja) . Sebenarnya, jika di lalui tanpa jeda waktu, mungkin bisa total 6 hari kerja, bahkan di beberapa KANIN di Jakarta bisa 4 hari kerja atau sama klo pake Biro Jasa/ Agen (bedanya yah … kita tidak antri :) )

Untuk persyaratan pun sepertinya tidak sulit. Kesimpulan Saya, selama data di KTP – KK dan AKTE Kelahiran sama, tidak akan ada permasalahan di persyaratannya. Oh iya, Akte Kelahiran bisa di ganti dengan ijasah pendidikan terakhir.

Oh iya, fasilitas tracking proses di web-imigrasi juga sangat membantu untuk mengetahui progres pengajuan pasport.

So, mau pada bikin paspor juga kan ?

UPDATE (21 Maret 2012)

Karena banyak yang nanya via comment atau langsung, Saya coba berikan info tambahan terkait dengan pasport ini.

  1. Di KASKUS ada thred membahas khusus ttg pasport ini : FREE KONSULTASI MENGENAI KEIMIGRASIAN ( visa,paspor,kewarganegaraan,dll) jadi untuk pertanyaan aneh2 bisa di submit liwat sini sajah.
  2. Untuk pengalaman membuatkan pasport untuk anak atau balita bisa di cari di webnya  TheUrbanMama.COM
  3. Urusan pengalaman bikin visa buat beberapa negara ada di webnya Pak Jhon Erickson Ginting. Pengalaman beliau sebagai “Kuli Ngebor Laut” dan backpaker di berbagai negara, sepertinya cukup membantu.

Oh iya, Fyi, Saya bukan pegawai/petugas imigrasi ;) . Jadi klo ada pertanyaan yang aneh2 bisa langsung di tanyakan ke Imigrasi di tempat anda berada :)

Thx buat yang sudah bertanya :)

 

This entry was posted on Monday, November 14th, 2011 at 12:06 pm and is filed under Uncategorized. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

17 Responses to “Pembuatan Passport Online di Kantor Imigrasi Bandung”

#1

Hadeuuuuhhhh yang punya pasport …. hihihi

#2

saya tidak punya akte, apakah saya bisa mendapatkan paspor? takutnya setelah smpai disana n lama2 ngantri eh tau2nya di tolak gara2 gak punya akte kan mles
plis bales ya ke email saya ya

yungfat2002@gmail.com

#3

@Yung FAT :
Di daftar perysratan di atas, Jika tidak punya akte bisa di ganti dengan Ijasah Terakhir :)

yg penting, nama di ijasah, KTP & KK harus SAMA :)

#4

Salam,

saya mau bertanya, tadi saya datang ke kantor imigrasi jam 8.15 tapi dikatakan nomer antrian telah habis. Yang ingin saya tanyakan apakah imigrasi Bandung tidak membedakan antrian online dan langsung? karena pengalaman teman di jakarta sangat berbeda. terimakasih :D

#5

@Ayu :
Klo sampai habis, berarti pemohonnnya (terutama yg via calo) memang banyak, sebab walaupun lewat calo secara mekanisme mereka harus melampirkan no antrian :)
Pengalaman saya sih, di Kanin Bandung tidak di bedakan antara pemohon online dan tidak. Jadi dianggap sama saja antriannya.

#6

Mau tanya dong . D kantor imigrasi bandung .
Bisa bikin paspor buat buku pelaut ga ,
Terus dapet cap pelaut nya juga ga ?
Thnks

#7

@Rury :
untuk urusan yang aneh2 gitu coba cek ajah di http://www.imigrasi.go.id Termasuk no kontak Imigrasi Bandung disitu lengkap kok.
Cuman saran Saya sih, dari pada telp, mendingan datengin ajah, tanya sama Satpam yang jagain no. antrian :)

#8

bahas juga dong ttg apply visa bwt org lain, gimana caranya?? terutama kalo org itu mempunyai passport yg berbeda dg tempat tgl dia sekarang…
thx ya…

#9

Hi sy mau tanya,sy mau bkin paspor buat bayi saya umur 4bln,tp sya ga pnya surat nikah karna sy baru nikah siri dan blm pnya kk,hnya akte anak itupun akte atas nama ibu nya saja.apa bisa dproses?kalo bisa,brp biyayanya? Trims

#10

unpas,universitas…

[...]SUPER CLUSTER » Blog Archive » Pembuatan Passport Online di Kantor Imigrasi Bandung[...]…

#11

@shayema
afaik, Idalnya alamat di passport & ktp harus sama
klo gak sama yah harus di rubah, coba cek di http://www.imigrasi.go.id klo gak salah ada prosedur ketika berubah alamat

Oh iya untuk urusan visa, kan setiap negara beda2
coba cek di sini : https://ginting.wordpress.com/2008/08/29/bebas-visa-dan-visa-on-arrival-untuk-pemegang-paspor-indonesia/

@Billana
seperti comment saya sebelumnya, klo urusan yang aneh2 gini mendingan tanya langsung saja ke imigrasinya.
Tapi klo pengen tau pengalaman yang bikin paspor buat anaknya bisa cek di sini : http://theurbanmama.com/?s=paspor

#12

Apa bedanya aplikasi via online dengan tidak online? kalau ternyata masih tetap antri dan menyerahkan fotokopi semua berkas tersebut seperti aplikasi langsung?

Mohon pencerahan
Terimakasih

Regards

#13

@ummizahrah
Itulah anehnya, harusnya sih copy berkas tidak di perlukan lagi :)
Cuman ada bedanya sedikit :
1. Waktu lebih singkat 1-2 hari dibanding yg offline
ex.
Klo yang daftar offline, untuk pembayaran & foto itu di jadwalkan 3 hari kemudian. tapi yang online itu 1-2 hari kemudian
begitu pula untuk pengambilan pasportnya
2. Bisa tracking status penyelesaian pasport
itu untuk yang di Bandung yah.

Tapi berdasarkan cerita lain (coba cek via google) ada beberapa KANIN yang menyediakan loket khusus utk yg daftar online. trus ada juga yg ketika menyerahkan berkas, lsg bisa bayar dan foto, dan pasport jadi 3 hari kemudian :)

#14

Kalo Kartu Keluarga tidak ada aslinya, hanya punya yang poto copy, apakah juga bisa diganti dgn Ijasah terakhir?

#15

thanks ya buat info and berbagi pengalamannya…
gw juga mau buat paspor ah….

#16

assaLamu’aLaikum
Pak, saya mo tanya…
kLo KTP yang asLi belum selesai, apa bisa diganti dengan surat Resi dari kecamatan..?
info’nya ditunggu.
makasih
wassaLam..

#17

@Danu :
Menurut saya sih harusnya bisa, selama resi itu dan Kartu keluarga datanya sama, hanya untuk lebih pasti coba tanyakan saja ke informasi di kantor imigrasinya :)

Leave a Reply