Tertipu Tapi Tidak Merasa Di Tipu

Date: June 27th, 2005 | Category: Uncategorized | 5 Comment

Pernah mengalaminya ?

Saya pernah, setidaknya yg tarhitung 3 kali !. Memang gak sampai meimbulkan kerugian puluhan atau ratusan juta, tapi cukup membekas di hati dan membuat Saya berhati-hati.



Yang pertama,

Saya di minta untuk membuat aplikasi tambahan untuk mendukung salah satu project dengan imbalan akan mendapatkan bonus, aplikasi jadi, impelemntasi beres, termin cair.

Ketika meeting, ” … Untuk Bonus, Saya akan bagikan akhir tahun nanti karena … bla … bla … bla ” Sampai akhir tahun, nihil :p



Yang ke-2,

Ketika dapet order untuk membuat aplikasi POS untuk salah satu foodcourt besar di sebuah komplek perumahan. Setelah beres, termin terakhir yg harusnya Saya dapet profitnya, dia keburu “kabur” dengan alesan ada kerjaan lain di luar jawa, di kontak gak nyaut.

Berhubung Saya juga lagi sibuk ngurus kejaan lain karena gak mungkin lah nunguin profit dari satu sumber sedangkan dapur musti ngebul, si POS tadi agak terbengkalai untuk nagih ke teman itu, sampai akhirnya dia tak bisa di kontak lagi.



Yang ke-3,

Waktu itu di tawarin utk ngurus IT di sebuah perusahaan yang akan didirikan dalam bidang finance dan leasing.

Bulan ke-1 lancar, kerjaan Saya nyiapin IT planing, dari infrastruktur sampe systemnya.

Bulan ke-2 belon gajian, tapi uang makan lancar, dan si Bos dapet masalah dengan para investornya dan

Bulan ke-3 karena si Boss sudah menerima bermacam2 ancaman, beliau melarikan diri entah kemana, Melalui orang kepercayaannya si Boss memutuskan jika renacana

untuk membuat pers finance di pending dulu, dan Gue di “PHK” secara tidak resmi (sebab gue juga belum ada kontrak hitam di atas putih).

Gaji 2 bulan akan di bayar “nanti” di tambah pesangon,sampai sekarang masih belum tuh.



Kelihatan sekali Saya di tipu kan ?

Lalu sisi mana yang tidak merasa tertipu ?

Alhamdullilah, Pada saat yang bersamaan, Saya selalu mendapatkan rejeki lain entah itu tawaran kerjaan atau project kecil2an,

sehingga keadaan keuangan masih teratasi, walaupun memang tiap hari deg-degan terus, apakah bulan depan Saya masih bisa lancar mendapatkan rejeki lagi.

Selebihnya berusaha terus, berdoa dan Pasrah :)



Apakah Saya Dendam ? Marah ?

Jujur, Awalnya Saya merasa dendam dan marah, tapi setelah di renungkan, Buat apa ?

Sebab, dendam yang akan menyiksa diri, dan mungkin bisa melunturkan semangat.

Saya hanya selalu berharap kali ajah rejeki yang bukan milik mereka itu akan datang kepada Saya melalui jalan lain.

Urusan dendam, balasan sih, sudah di urus oleh Alloh Swt. Dan kadang balasananya bisa di lihat di dunia atau di akhirat nanti.

Beberapa Sahabat Saya bilang, “… Kamu terlalu baik … “. Terima Kasih, tapi adakah tindakan lain yang bisa lebih baik ?



Banyak pelajaran yang di dapat dari kejadian2 itu …

wuah tumben bisa curhat :p

This entry was posted on Monday, June 27th, 2005 at 11:49 am and is filed under Uncategorized. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

5 Responses to “Tertipu Tapi Tidak Merasa Di Tipu”

#1

huh! emang ga enak di tipu! sayah juga pernah di tipu! menyebalkan!

#2

bapak ini bisa menjadi contoh buat yg lain, perihal kesabaran. meski sudah didzalimi. gue percaya kalo allah MEMBALAS DENGAN CARA LAIN..

#3

Yang pasti bantuan anda menyebarkan solidaritasKebersamaan akan memberikan rejeki tersendiri bagi anak-anak yang terbantu. tetap semangat!

#4

Saya udah berulang kali kena yang seperti ini, tapi yang namanya rejeki itu sudah ada yang atur yah….

senasib om

#5

Itha : Iyah Tha, menyebalkan sekali, Coba klo tau kita mau di tipu, mungkin siap2 kali yah :)

Ikez : Jangan gue di jadiikan contoh donk, masih banyak lah yg lebih pantes, gue masih Belajar :)

Yudhis : Amiinn …

Leave a Reply